IMF (International Monetary Fund)
1.
Mempromosikan
kerja sama moneter internasional
2.
Mendukung
perluasan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi
3.
Menghambat
kebijakan yang akan merusak kemakmuran
Selain itu, dalam mendorong stabilitas keuangan
internasional, IMF memiliki tiga peran berikut ini.
1.
Policy
Advice (Surveillance/Pengawasan)
IMF memantau sistem moneter internasional untuk mengidentifikasi risiko
dan merekomendasikan kebijakan untuk pertumbuhan dan stabilitas keuangan. IMF
juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur terhadap kebijakan ekonomi
dan keuangan dari 190 negara anggotanya.
2.
Financial
Assistance
IMF memberikan pinjaman kepada negara-negara anggota yang mengalami
masalah neraca pembayaran aktual atau potensial. Tujuannya adalah untuk
membantu mereka membangun kembali cadangan devisa mereka, menstabilkan mata
uang mereka, terus membayar impor, dan memulihkan kondisi pertumbuhan ekonomi
yang kuat sambil memperbaiki masalah mendasar.
3.
Capacity
Development
IMF memberikan bantuan teknis dan pelatihan kepada pemerintah, termasuk
bank sentral, kementerian keuangan, administrasi pendapatan, dan lembaga
pengawas sektor keuangan. Pelatihan semacam itu juga membantu negara mengatasi
masalah lintas sektoral, seperti ketimpangan pendapatan, kesetaraan gender,
korupsi, dan perubahan iklim.
Saat ini, keanggotaan IMF mencakup 190 negara dengan
staf yang berasal dari 150 negara. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada
190 negara anggota. Di puncak struktur organisasi adalah Dewan Gubernur, yang
terdiri dari satu gubernur dan satu gubernur pengganti dari setiap negara
anggota, biasanya pejabat tinggi dari bank sentral atau kementerian keuangan.
Dewan Gubernur bertemu setahun sekali di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia. Sebanyak
24 gubernur bertugas di Komite Moneter dan Keuangan Internasional, atau IMF Comittee.
Sumber:
https://www.imf.org/en/About/Factsheets/IMF-at-a-Glance
https://www.imf.org/en/About



Komentar
Posting Komentar