KERJASAMA EKONOMI ANTARA INDIA DAN ARAB SAUDI
![]() |
| Perdana Menteri India, Narendra Modi bertemu Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman Sumber: hidayatullah.com |
Terjalinnya
hubungan diplomatik kedua negara ini telah terjadi sejak tahun 1947. Deklarasi
Delhi yang ditandatangani pada tahun 2006 di sela-sela kunjungan H.M. Raja
Abdullah ke India dan Deklarasi Riyadh yang ditandatangani pada tahun 2010
selama kunjungan Perdana Menteri India mendorong kerja sama energi antara kedua
negara. Deklarasi Riyadh mengikat kedua belah pihak untuk kemitraan strategis
berdasarkan saling melengkapi dan saling ketergantungan.
Arab
Saudi adalah investor terbesar ke-17 di India dengan investasi sebesar $3,13
miliar (Maret 2021). Selain ittu, Arab Saudi adalah mitra dagang terbesar
keempat India setelah AS,China, dan UEA. Arab Saudi juga menjadi sumer energi
utama bagi India karena lebih dari 18% impor minyak mentah dan 22% kebutuhan
LPG India bersumber dari Arab Saudi. Selama 2022 (Apr-Des), perdagangan
bilateral bernilai US$29,28 miliar. Selama periode ini, impor India dari Arab
Saudi senilai US$22,65 miliar dan ekspor ke Arab Saudi senilai US$6,63 miliar. Total
perdagangan dengan Arab Saudi menyumbang 4,14% dari total perdagangan India
pada 2021-2022.
Komoditas
utama ekspor dari India ke Arab Saudi meliputi barang-barang teknik, beras,
produk minyak bumi, bahan kimia, tekstil, produk makanan, ubin keramik.
Sedangkan komoditas utama impor India dari Arab Saudi adalah minyak mentah,
LPG, pupuk, bahan kimia, plastik dan produknya dll.
Ada
sekitar 745 perusahaan India yang terdaftar sebagai usaha patungan/entitas yang
dimiliki 100% dengan investasi senilai sekitar US$2 miliar di Arab Saudi (Oktober,
2021). Perusahaan-perusahaan ini beroperasi di berbagai sektor seperti layanan
manajemen dan konsultasi, proyek konstruksi, telekomunikasi, teknologi
informasi, layanan keuangan dan pengembangan perangkat lunak, farmasi, dll.
Perusahaan besar India dan grup perusahaan seperti L&T, TATA, Wipro, TCS,
TCIL, Shapoorji & Pallonji, dll. telah membangun kehadiran yang kuat di
Arab Saudi.
Investasi Saudi di India, per Maret 2021, berjumlah US$3,13 miliar. Grup investasi utama Saudi termasuk ARAMCO, SABIC, ZAMIL, E-liburan, dan Grup Al Batterjee. Selain itu, 'Dana Visi' Soft Bank telah berinvestasi di Start-up India seperti Delhivery, FirstCry, Grofers, Ola, OYO, Paytm, dan PolicyBazaar.
Di bidang ketenagakerjaan, lebih dari 3,05 juta ekspatriat India bekerja di Arab Saudi. Mereka bekerja di seluruh sektor ekonomi di sana, mulai dari pekerjaan ilmiah dan penelitian kelas atas hingga sektor konstruksi. Para pekerja asing asal India ini berkontribusi sangat besar bagi ekonomi Arab Saudi. Mereka memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan bilateral India-Saudi.
Sumber:
https://cgijeddah.gov.in/content-page-MTE=.html
https://www.eoiriyadh.gov.in/page/india-saudi-bilateral-relations/
https://www.eoiriyadh.gov.in/page/india-saudi-business-relations/#:~:text=Trade%3A%20Saudi%20Arabia%20is%20India's,valued%20at%20US%20%2442.8billion.



Komentar
Posting Komentar