KERJASAMA EKONOMI ANTARA INDONESIA DAN JEPANG
![]() |
| Presiden Joko Widodo bersama dengan Perdana Menteri Fumio Kishida Sumber: setkab.go.id |
Hubungan diplomatik RI-Jepang dimulai pada 20
Januari 1958 dengan penandatanganan Perjanjian Perdamaian RI-Jepang, yang
kemudian diratifikasi pada April 1958. Intensitas hubungan bilateral kedua
negara semakin meningkat dengan ditandatanganinya Kemitraan Strategis RI-Jepang
(Strategic Partnership for Peaceful and Prosperous Future) pada 28 November
2006.
Jepang merupakan mitra penting dan strategis bagi
Indonesia, terutama dalam bidang perdagangan, investasi dan pembangunan
infrastruktur. Jepang merupakan mitra dagang ke-3 terbesar dan sumber investor
asing terbesar ke-5 bagi Indonesia. Total nilai perdagangan Indonesia dengan
Jepang pada tahun 2021 mencapai USD32,5 miliar atau meningkat sekitar 36% dari
tahun 2020 (USD23,8 miliar) dan total investasi Jepang ke RI tahun
2021 sebesar USD 2,26 miliar dengan jumlah proyek sebanyak 3.623 proyek. Sedangkan
total perdagangan Januari-September 2022 sekitar USD31,2 miliar, meningkat
34,5% dari periode yang sama di 2021.
Bentuk investasi oleh Jepang di Indonesia salah
satunya adalah di bidang otomotif. Komitmen perusahaan otomotif Jepang terus
meningkatkan investasinya di Indonesia, seperti Mitsubishi yang berkomitmen
meningkatkan investasi untuk model-model baru termasuk tipe hybrid, dan Toyota
yang akan melakukan investasi besar untuk memproduksi kendaraan listrik
Di bidang perdagangan, salah satu isu yang
masih bergulir adalah penyelesaian perundingan Protokol
Perubahan Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
IJEPA bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara serta
pasar regional melalui 3 (tiga) pilar utama yaitu liberalisasi, fasilitasi dan
peningkatan kapasitas. Indonesia juga mendorong perluasan akses pasar buah
tropis RI ke Jepang. Salah satu komoditas yang sedang diperjuangkan adalah
ekspor mangga.
Di bidang infrastruktur, Indonesia dan Jepang
memiliki kerja sama di bidang transportasi, otomotif, dan pembangunan
pelabuhan. Proyek infrastruktur strategis yang
menjadi flagship kemitraan RI-Jepang di antaranya adalah Pelabuhan
Patimban, MRT Jakarta, dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.
Sumber:
https://kemlu.go.id/portal/id/page/22/kerja_sama_bilateral



Komentar
Posting Komentar