SAARC (The South Asian Association for Regional Cooperation)

 

Berdirinya Asosiasi Asia Selatan untuk Kerja Sama Regional (SAARC) ditandai dengan penandatanganan Piagam SAARC di Dhaka, Bangladesh pada 8 Desember 1985. Anggota SAARC terdiri dari delapan negara, yaitu Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka. Sekretariat SAARC sendiri didirikan di Kathmandu, Nepal pada tanggal 17 Januari 1987.

Tujuan dibentuknya SAARC sesuai dengan Piagam SAARC adalah sebagai berikut.

a.     Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Asia Selatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka

b.  Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya di kawasan dan memberikan kesempatan kepada semua individu untuk hidup bermartabat dan mewujudkan potensi mereka sepenuhnya

c.   Mempromosikan dan memperkuat kemandirian kolektif di antara negara-negara Asia Selatan

d.    Berkontribusi untuk saling percaya, memahami dan menghargai masalah satu sama lain; untuk mempromosikan kerjasama aktif dan saling membantu di bidang ekonomi, sosial, budaya, teknis dan ilmiah

e.      Memperkuat kerjasama dengan negara berkembang lainnya

f.      Memperkuat kerja sama di antara mereka sendiri di forum internasional tentang hal-hal yang menjadi kepentingan bersama

g.   Untuk bekerja sama dengan organisasi internasional dan regional dengan maksud dan tujuan yang sama

SAARC Summit atau Pertemuan Kepala Negara atau Kepala Pemerintah dari negara anggota adalah otoritas pembuat keputusan tertinggi di SAARC. Konferensi ini biasanya diadakan dua tahun sekali dan diselenggarakan oleh negara anggota dalam urutan abjad. Negara anggota yang menjadi tuan rumah KTT mengambil alih Ketua Asosiasi. Hasil utama SAARC Summit adalah sebuah Deklarasi yang berisi keputusan dan arahan para pemimpin untuk memperkuat dan mengonsolidasikan kerja sama regional di berbagai bidang yang diupayakan di bawah naungan SAARC.


Sumber:

https://www.saarc-sec.org/index.php/about-saarc/about-saarc




Komentar

Postingan Populer